Kesalahan Dalam Penulisan Skripsi
Jujur saya sendiri belum pernah
berhadapan dengan skripsi. Mungkin 2,5 tahun lagi saya akan bertemu dengannya. Aamiin... Tapi walau belum sebegitu stress dan takutnya mahasiswa semester akhir yang
sudah menjalani membuat skripsi, saya juga sudah deg deg-an nanti seperti apa
rasanya membuat skripsi karena kakak saya sudah menjalaninya hingga dia juga
sampai galau gundah gulana pasang status di BBM. Alhamdulillah kakak saya sudah
lulus :v.
Lalu apa sih skripsi itu sehingga membuat mahasiswa sebegitu stressnya
membuat skripsi? Menurut Wikipedia skripsi
adalah istilah yang digunakan di Indonesia untuk mengilustrasikan suatu karya
tulis ilmiah berupa paparan tulisan hasil penelitian sarjana satu (S1) yang
membahas suatu permasalahan/fenomena dalam bidang ilmu tertentu (sesuai dengan
jurusan masing-masing) dengan menggunakan kaidah-kaidah yang berlaku. Jadi,
skripsi adalah tugas akhir bagi mahasiswa S1. Lain lagi namanya untuk mahasiswa
S2 dan S3. Tugas akhir mahasiswa S2 disebut tesis dan tugas akhir mahasiswa S3
disebut distertasi.
Sebenarnya bukan hal yang sulit
untuk menulis skripsi karena kita hanya mengetikkan saja hasil paparan
penelitian kita di Microsoft Word. Yang membuatnya sulit dan terbilang lama
untuk menulisnya adalah waktu untuk penelitian kita yang terlalu lama,
bagaimana agar hasil penelitian ilmiah tersebut dapat kita susun dengan benar,
dan tentunya rasa malas yang melekat pada diri kita membuat penyelesaian
skripsi terus tertunda-tunda. Mungkin ada beberapa faktor-faktor lainnya.
Lalu kenapa banyak mahasiswa yang
melakukan revisi skripsi hingga berulang-ulang? Salah satunya adalah kesalahan
penulisan. Karena mahasiswa merupakan manusia, makhluk sosial yang tentu bisa membuat
kesalahan layaknya lagu Raisa serba salah hehe
:v. Pernah saya melihat skripsi yang dibuat oleh teman kakak saya, dia disuruh
dosen pembimbingnya untuk melakukan revisi pada skirpsinya karena ada kesalahan
penulisan dan itu mungkin dirasa hal yang sangat sepele karena dia typo,
penggunaan kalimat tidak efekif, dan hal-hal kecil lain. Lalu apa saja
kesalahan penulisan skripsi yang banyak dilakukan oleh mahasiswa? Berikut saya
paparkan kesalahan penulisan skripsi yang banyak dilakukan oleh mahasiswa
beserta solusinya.
1. Menulis
daftar isi. Banyak mahasiswa kesulitan untuk menulis daftar isi. Mereka
biasanya menulis dengan manual sehingga tidak rapi hasilnya. Padahal menulis
daftar isi bukanlah hal yang sulit. Pertama dari awal saat menulis skripsi
setelah membuat cover lalu kita
membuat halaman pengesahan, kata pengantar, bab, dan lain-lain kita dapat
mengklik heading 1 pada tool home sebelah kanan kemudian baru kita
tulis judulnya tersebut. Baru setelah itu kita rapikan warna, font, dan tata letaknya. Kemudian pada
halaman daftar isi pilih di tool References kemudian klik table of contents dan pilih stylenya, sudah selesai daftar isi Anda.
2. Membuat
daftar tabel dan daftar gambar. Sebenarnya daftar tabel dan daftar gambar
penulisannya agak mirip. Setelah kita memasukkan tabel dan gambar pada skripsi
maka pindah ke halaman daftar gambar maupun daftar table kemudian pilih References dan pilih Insert Caption kemudian ada tulisan
Label klik dan pilih sesuai dengan apa yang akan dibuat. Misal jika kita berada
pada halaman daftar tabel dan ingin membuatnya maka yang kita pilih table dan ketika kita sedang berada di
halaman daftar gambar maka yang kita pilih figure.
3. Menulis
daftar pustaka. Sama halnya dengan membuat ketiga hal tersebut di atas, menulis
daftar pustaka kita juga menggunakan tool References dan klik Insert Citation.
Kemudian pada type of source kita
pilih sesuai dengan apa sumber yang akan dicantumkan misal buku, kemudian tulis
bibliografi dibawahnya.






Komentar
Posting Komentar